Zaidir: Tunjangan Fungsional Guru Honor Harus Diperjuangkan

zaidir-a
PEKANBARU (Seriau) – Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza SH kembali menerima laporan dari  para guru honor yang ada di Kota Pekanbaru, yang terungkap bahwa tunjangan fungsional beberapa guru masih terabaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. 

“Terus terang saya sangat prihatin dengan keluhan beberapa orang guru honor ini. Mereka ini sudah dua tahun tak terima  tunjangan fungsional, bahkan ada namanya yang tak keluar dalam data penerima tunjangan fungsional itu. Ini sangat kita sesalkan, apa alasan dinas dengan tidak meratanya merealisasikan tunjangan ini,” ungkap Zaidir melalui selulernya, Ahad (28/4/2013). 

Zaidir menyebutkan, dari pengaduan guru honor tersebut diketahui juga bahwa yang menerima tunjangan fungsional tersebut  selama ini hanya sebagian kecil saja diantara guru honor dan lebih banyak yang tidak menerima, dengan alasan karena adanya  kesalahan data dari Disdik Kota Pekanbaru. 

“Ini perlu kita pertanyakan, dinas berkilah dengan alasan data tak valid dari sekolah yang bersangkutan. Seharusnya kalau  ada data yang kurang, dinas kan bisa memberitahu, jangan sampai pembiaran begini, kan kasihan kesejahteraan guru honor ini  terabaikan, bahkan sampai dua tahun pula,” kata Zaidir.

Sekretaris Fraksi Bintang Nurani Bangsa (BNB) DPRD Kota Pekanbaru ini juga meminta kepada Komisi III agar melakukan hearing  dengan Dinas Pendidikan guna memperjelas apa penyebab sebagian besar guru honor di Pekanbaru tidak memperoleh tunjangan fungsional selama dua tahun ini.

“Soalnya ini menyangkut hak guru honorer yang menjadi tenaga pendidik bagi anak bangsa. Tidak ada alasan dinas untuk  menahannya. Kalau memang bisa mudah dalam merealisasikan pencairan dana tunjangan fungsional ini, kenapa harus dipersulit,”  tegasnya.(acn)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS