Sasaran Sekolah Kurikulum 2013 Dikurangi, Riau Hanya Kebagian 5 Daerah

kurikulum- 2013
PEKANBARU (SeRiau) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional telah mengurangi jumlah sasaran sekolah yang akan menerapkan kurikulum 2013 Juli mendatang. Pengurangan sasaran penerapan kurikulum 2013 ini berlaku disetiap tingkatan sekolah mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA.

“ Secara nasional, jumlah sasaran sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 telah kita dikurangi. Penerapan kurikulum 2013 ini memang diberlakukan secara bertahap. Tidak semua daerah yang menerapkan kurikulum 2013, “ kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI, Prof. Dr. Musliar Kasim pada acara Sosialisasi Kurikulum 2013 di Hotel Premiar Pekanbaru, Sabtu (11/5)

Munurut Musliar, sekolah yang menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013 ini kebanyakan dari sekolah eks RSBI yang ada disetiap daerah. Selain itu juga, sekolah yang menjadi sasaran haruslah memiliki akreditasi A dan telah memenuhi delapan standar nasional pendidikan terutama kesiapan guru dan sarana prasarana.” Kalau akreditasi B, belum kita jadikan sasaran penerapan kurikulum 2013,” kata Musliar.

Pengurangan sasaran kurikulum 2013 ini, kata Musliar, bukan berarti ketidaoptimisan pemerintah dalam menetaopkan kurikulum baru namun karena keterbatasan anggaran maupun kesiapan masing masing daerah. Itu sebabnya penerapan kurikulum 2013 ini dilakukan secara terbatas dan bertahap.” Bukan kita tidak optimis, namun karena program ini memang dilakukan secara bertahap dan terbatas,” kata mantan rektor Unand ini.

Di Provinsi Riau, kata Musliar, sasaran daerah yang akan menerapkan kurikulum 2013, hanya 5 kabupaten/kota. Pengurangan jumlah sasaran sekolah penerapan kurikulum 2013 ini tidak hanya terjadi Riau namun juga diseluruh dearah di Indonesia.” Saya lupa berapa jumlah sekolah yang menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013 di Riau. Daerah yang pasti menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013 di Riau diantaranya Pekanbaru, Kampar, Siak yang merupakan daerah yang berada dekat dengan ibukota provinsi,” terang Musliar.

Sementara itu, Kadisdik Riau, Drs. H.M. Wardan. MP tidak mempermasahkan adanya pengurangan sekolah yang menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013 ini. Pengurangan ini secara nasional dan tidak hanya di Riau, namun pada prinsipnya, Riau siap untuk menerapkan kurikulum 2013 baik dari segi tenaga pendidik dan sarana prasarana penunjang kurikulum 2013.

” Kalau di Riau kita siap untuk menerapkan kurikulum 2013. Kalau pun baru lima daerah yang menjadi sasaran kurikulum 2013 ini merupakan kebijakan pusat,” kata Wardan usai acara sosialisasi kurikulum 2013.

Pada sosilisasi kurikuum 2013 yang dipusatkan di Kota Pekanbaru, Sabtu (11/5) di Hotel Premier dihadiri ratusan kepala sekolah baik yang ada di Pekanbaru maupun yang datang diluar Kota Pekanbaru. Para guru terlihat serius mendengar pemaparan dari Wakil Menteri Pendidikan Nasional tentang penerapan kurikulum 2013. (zal)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS