​KPU Pekanbaru Belum Siap , Hakim PTUN Tunda Sidang Perlawanan Tim BISA

banner 160x600
banner 468x60

Pekanbaru, SeRiau-

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru,  Lusi SH.  Hakim anggota Faisal SH dan Nike SH  Selasa, (18/4) menunda Sidang Perlawan Tim kuasa Hukum pasangan calon walikota Drs, Destrayani Bibra, Msi dan wakil Walikota H Said Usman Abdullah karenakan Terlawan ( Tergugat) Komisi Pemilihan Umum Pekanbaru belum bisa memberikan jawaban dari perlawanan yang dilakukan oleh tim BISA

Kuasa Hukum Pasangan Bisa Wan Subantriarti SH.MH di dampingi Sucipto Sihite SH usai sidang mengatakan bahwa dirinya melakukan Perlawanan karena gugatan Awal di tolak Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara ( Dismisal ) Karena Ketua TUN beranggapan sengketa Hasil Pilkada adalah Ranah Mahkamah Konstitusi.

Sementara menurut Wan dirinya tidak mengugat hasil namun penetapan pasangan calon terpilih oleh Komisi  Pemilihan Umum Pekanbaru dimana pihaknya sedang menunggu gugatan di Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu ( DKPP) Keluar. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru Amiruddin Sinjaya kepada Seriau.com mengatakan bahwa pihaknya menjadi terlawan dimana pihak Destrayani Bibra dan Said Usman Abdullah melakukan upaya perlawanan terhadap putusan Ketua TUN yang mendismisal gugatan mereka, Tentu ini akan kita pelajari dan diskusikan dengan tim dan akan menyiapkan bukti – bukti yang diminta majelis tadi.

” Kemarin baru kita terima undangan dan salinan gugatan ini, Tentu kita perlu waktu untuk mempelajari dan menyiapkan bukti- bukti yang diminta majelis hakim” ucapnya.

Sidang Perlawanan ini kembali dilanjutkan kamis, (20/4) guna mendengarkan keterangan dan bukti- bukti dari objek sengketa baik dari terlawan maupun pihak pelawan ( Can)

 

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "​KPU Pekanbaru Belum Siap , Hakim PTUN Tunda Sidang Perlawanan Tim BISA"