DPRD Pekanbaru Paripurna kan Tatib Baru, Fraksi Di DPRD Menjadi 9 Fraksi

banner 160x600
banner 468x60

Pekanbaru, SeRiau-  Kini, fraksi di DPRD Kota Pekanbaru telah berubah menjadi 9 fraksi dari sebelumnya 8 fraksi. 

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST Memimpin Rapat Paripurna Pansus Kode Etik

Hal itu  diputuskan dari hasil paripurna Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib (Tatib) di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (05/08/17) Ketua Pansus Tatib DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti SH MH mengatakan tatib DPRD Pekanbaru yang baru disahkan itu, menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang bertujuan dalam rangka penataan kelembagaan perangkat daerah untuk pembentukan Oranisasi Perangkat Daerah (OPD).

Juru Bicara Pansus Tata Tertib Feri Shandra Pardede Membacakan Hasil Pembahasan Pansus Kode Etik

 

PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ini, juga sebagai tindaklanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, ada perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota.

“Di tatib yang lama, kita masih menggunakan nama SKPD tentu dengan berganti OPD ini berganti pula nama mitra kerja bersama dengan DPRD Pekanbaru,” kata Ida, kepada wartawan.

Anggota DPRD Kota Saat Mengikuti Rapat Paripurna Pansus Kode Etik

Selain mitra kerja, politisi Partai Golkar ini juga mengatakan ada yang berubah dalam tatib di internal DPRD Kota Pekanbaru yang awalnya 8 fraksi di Sekretariat DPRD Pekanbaru kini menjadi 9 fraksi partai politik.

Anggota DPRD Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya

“Dari UU, Sekretariat yang jumlah anggota DPRD Pekanbaru 45 orang keatas harusnya 9 fraksi, sekarang kita masih 8 fraksi. Setelah tatib ini disahkan kita resmi menjadi 9 fraksi. Awalnya fraksi PPP, PKS NasDem satu bagian, kemudah dipecah menjadi dua bagian, PPP jadi satu fraksi, PKS dan NasDem bergabung jadi satu,” terang Ida.


Anggota DPRD Kota Saat Menghadiri Rapat Paripurna Pansus Kode Etik

Menurutnya, hal itu sesuai dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, fraksi gabungan itu yakni fraksi 

Sekretaris Dewan DPRD Kota Drs. Ahmad Yani, Msi Membacakan Risalah Pansus Kode Etik

yang partai nya menggabungkan diri menjadi satu karena tidak cukup mendirikan satu fraksi. 

“Sekarang kita menyesuaikan dengan tahapan pembentukan produk hukum daerah sesuai Permendagri nomor 80 tahun 2015,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Menghadiri Rapat Paripurna Pansus Kode Etik

Keputusan tatib DPRD Pekanbaru itu mulai berlaku pada hari ini setelah di paripurnakan. Sehingga kedepan, apapun yang diambil oleh fraksi itu sudah berlaku. PPP sebagai kepala gerbong fraksi gabungan sebelumnya sudah berdiri sendiri dan berpisah dengan PKS dan NasDem yang menggabungkan diri jadi satu bagian. 

“Selanjutnya, sekretariat DPRD Pekanbaru menyiapkan sarana dan prasarana yang baru dari pemisahan fraksi tersebut. kemudian, nantinya ada perubahan alat kelengkapan, masing-masing fraksi akan mengusulkan atas nama fraksi masing-masing,” pungkasnya. (***)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "DPRD Pekanbaru Paripurna kan Tatib Baru, Fraksi Di DPRD Menjadi 9 Fraksi"